I never have a chance to be me...
I put my real self in my side.. people looking down to me... and I am not very happy with that...
Beginilah kalau ingin menulis di blog untuk diri sendiri ... selalu aja akan ada air mata di pelupuk mata...paling ga tahan karena direndahkan orang... disindir dan dipukul dari samping...
Sebenarnya saya orang paling malas bermuka dua.. saya tidak suka ketika saya tidak suka.. dan saya akan suka kalau saya suka.. no offense..
Sejak SMA saya memutuskan untuk merubah diri dan berubah menjadi seseorang yang saya inginkan.. is it my fake me ? ngga juga sih.. karena saya dan orang yang saya inginkan hampir sama.. tapi, ada kalanya saya ingin diam.. ingin menjadi saya dan sayaaaa ...
Menyalahkan orang untuk apa yang terjadi dengan saya bukan hal yang baik, saya tentu menyadarinya, tapi entahlah kenapa ketika saya berjuang dengan diri sendiri, berfikir positif untuk saya sendiri tentang orang di sekeliling... kebenaran muncul dan memperlihatkan bahwa mereka tidak baik untuk saya ... saya kecewa dengan usaha diri saya... dan saya lakukan sehari-hari adalah melawan diri untuk don't care with other business only me.. I am.. melelahkan.. tentu saja..
Di tengah gemuruhnya ruangan, saya tidak melihat teman yang benar-benar peduli.. just a pity.. you can say it is only your way of thinking.. but, I can't share my difficult time with them.. karena mereka hanya ingin tahu, tidak membantu. Mereka hanya ingin disapa duluan dan tidak menyapa duluan.. bukankah ketika keseimbangan itu memberikan ikatan dan jalinan kuat sebuah persaudaraan.. they aren't my priority.. why should I do continuesly act like I care, but actually not.
They never face what I face.. They never know my hard time why I should ?
Allah selalu memberikan jalan pada saya kemana pun dan dimana pun saya.. selalu ada banyak teman yang memberikan saya kekuatan, dimana saya bisa bercerita panjang lebar tentang suka dan duka saya, mereka memberikan solusi untuk saya dan kekuatan untuk saya.. mengembalikan kepercayaan diri saya dan kekuatan untuk saya bangkit.. saya punya tante yang luar biasa mengembalikan semangat saya tidak peduli bagaimana semua orang akan merendahkan saya dan tidak memberikan kesempatan saya untuk berkembang.. teman yang mengerti setiap kata dari saya tidak akan pernah menyinggungnya.. atau apa pun yang saya katakan tidak akan disampaikan pada orang lain sehingga menimbulkan permusuhan..
wait, you find a person like that? yes ...
Saya membenci permusuhan, pengkhianatan..
saya pernah ingat satu hari ketika saya menangis begitu keras karena membenci seseorang dan saya memulihkan diri saya sendiri.. betapa sulitnya bangkit, menemukan teman yang dapat berbagi.. teman yang saya rasa dewasa dan lebih dewasa.. nyata nya tidak.. dan tidak.. Dunia begitu mengkhawatirkan.. pantas saja peringatan Allah dan Nabi-Nya begitu keras untuk dunia..
Dear temans, saya tidak akan mengambil duniamu.. karena duniaku, bukan disini.. disini saya hanya bertahan hidup dengan amunisi yang Allah berikan.. saya tidak pernah memaksa diri saya dan tidak akan memaksa diri saya.. karena pada akhirnya saya tidak ingin ini dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhanku...
Betapa ingin kembali berhijab.. seperti keinginan suamiku.. bercadar dan menutup semua keburukan dunia menyentuh hati dan diriku...