Sabtu, 13 Februari 2016

Road to 10,000 hours

semua mata kuliah di diklat memang sangat diarahkan pada kemampuan peneliti untuk pada penelitian (ya iyalahhhh doong namanya juga Diklat Jabatan Fungsional Peneliti: hihihihihi)
sangat terbantu banget memahami semua item yang biasanya ada di setiap proposal, mulai dari judul, menentukan tujuan dan sasaran sampe teknik menulis KTI nya.. banyak hal2 baru yang didapat. Fyi, saya ini otodidak person, you can say mandiri banget laah.. waktu dulu si Bapak Met Pen menjelaskan tentang penelitian dan hanya sekilas saja ttg KTI, saya sibuk banget cari tahu bagaimana menulis KTI dan apakah itu.Finally, di seminar dan prosiding pertama setelah baca dan ngulik sana sini, berhasil lah dibuat KTI yang menurut saya low Quality.. hihihihi
tapi, namanya juga belajar, kalo langsung high quality ga usah belajar dong booo...
sampai diasuh sama si bapak Hungarian itu, saya jadi paham setiap itemnya dr  KTI, lalu terasah lah sejak ada di tempat kerja sekarang ini, tambah lagi dari diklat ini. Merasa hidup sudah SEMPURNA (baca:hidup utk KTI :P)

menulis untuk saya adalah suatu tantangan, bagaimana saya bisa menuangkan apa yang sudah saya lakukan (penelitian) dlm bentuk rangkaian kata-kata yang mudah dicerna orang (makanann kaleee .. :D ) dan tersampaikan maksud yang ingin saya sampaikan. Bukan hanya menulis tapi dalam beberapa hal seperti berkomunikasi, berdiskusi.. aslinya, saya itu grogian banget alias ga pe de.. dan sejak saya sadar potensi saya, bahwa saya bisa.. saya menantang diri saya yang terkadang di Rem otomatis oleh diri saya.
Contohnya aja sebagai langkah awal utk mengumpulkan keberanian, aktif di kelas (aslinya kalo dlm hati itu deg-degan asal dah ngomong), berani maju di depan untuk presentasi yang kadang-kadang mulut saya terasa terkunci, otak jd kebas kayak ga turun tu info... hadeuh itu mah nasib banget kl kadang2 nervous itu ambil alih kesadaran... nah itu lah makanya semua perlu 10,000 hours.. sayangnya kan, ga semua orang mengetahui maksud apa yang saya lakukan.. mungkin beberapa orang akan menganggap saya Show off (oh Dear, you are totally wrong !!!), atau misalnya alay ( This word means cruel to me). Saya hanya berusaha MENANTANG diri saya untuk BERANI bukan satu pun alasan dr yang ada di otak semua orang.. I asked a question because I need an answer for something that I can't found for long term thought.. just neglected that it was included in scoring point.. no really intention for it.. Makanya saat kmrn saya diskusi sama teman, saya clear kan.. ini adalah belajar..

ada boundaries yang terkadang menghalangi saya untuk menantang diri saya untuk belajar atau berani.. this might be what he means of "essensi" .. saya paham betul aturan nya.. saya seorang muslimah yang jilbab menjuntai dan saya masih berusaha mengindahkan aturan2 sebagai muslimah.. saya hanya mencoba sebagai muslimah yang taat pada aturanNya dlm alquran dlm konteks pakaian.. tapi, apa hubungannya jilbab yang menjuntai dengan keaktifan saya? jangan salahkan jilbabnya.. kalo saya sangat aktif itu karena saya ... yang seperti ini.. seharusnya esensi itu yang justru dipahami orang.. you don't have any idea, who and how I am... Semangat saya dan ceria saya adalah saya.. my character.. dan ga ada sama sekali hubungannya dengan semua tanggapan negatif..

Road to 10,000 hours untuk menulis dan berani berbicara depan umum yang didahului dari pembelajaran dan pengetahuan dari semua MK di kelas adalah jalan yang harus saya lalui dan saya lalui dengan cara saya.. semua orang memiliki caranya sendiri kan... maka, berhentilah mematahkan semangat orang hanya karena fikiran negatif ...

hhhmm..dah dipanggil temen untuk sarapan.. lain kali mau nulis yang positif mind.. dan share info bermanfaat..
Cukup lah 2 post yang spam di blog ini..
hehehehe




Tidak ada komentar:

Posting Komentar